Mei 03, 2025

4 Manusia Bertengkar di pintu surga


Bismillahirrahmanirrahim

di dalam kitab Durratun Nasihin karya Assyekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Assyakir al-Hubiri tepatnya di halaman 16,” kisah ini menceritakan 4 golongan yang berebut masuk surga 

yakni orang alim, syahid, kaya, serta haji mabrur. Bahkan Allah SWT harus mengutus Malaikat Jibril untuk menyelesaikannya. 

Akhirnya pertama kali yang ditanya oleh Malaikat Jibril adalah orang yang mati syahid. 

“Apa yang engkau kerjakan di dunia semasih hidup sehingga merasa berhak masuk surga terlebih awal?” 

“Saya terbunuh dalam peperangan demi membela agama dan mencari ridla Allah,” jawabnya. 

Malaikat Jibril justru balik bertanya, darimana informasi yang menyebutkan bahwa orang syahid berhak masuk surga? Ternyata yang bersangkutan menjawab bahwasanya penjelasan tersebut didapat dari gurunya kala masih di dunia.

 “Tidakkah engkau malu kepada orang yang menyampaikan kabar ini? Kamu tidak sopan dan sebaiknya mundur lantaran tidak berhak masuk surga lebih awal,” jawab Jibril. 

Orang kedua yang ditanya adalah haji mabrur, dengan pertanyaan yang sama seperti di awal. Ternyata jawabannya sama bahwa kabar tentang masuknya para haji mabrur diperoleh dari sang guru. 

Dengan serta merta yang bersangkutan mundur teratur. Pertanyaan juga disampaikan kepada orang kaya nan dermawan. 

“Nyatanya, jawaban yang disampaikan sama saja yakni dirinya mendapat informasi tersebut dari ulama dan gurunya,”

Akhirnya, Malaikat Jibril langsung mempersilahkan kepada ulama dan orang alim ini untuk masuk surga lebih awal dengan tanpa melewati proses pertanyaan seperti tiga orang sebelumnya.

 “Namun apa yang terjadi? Ternyata sang ulama menolak dengan alasan dirinya merasa tidak pantas masuk surga,” 

Orang alim ini beralasan bahwa dirinya justru tidak pantas masuk surga mendahului yang lain.

 “Saya hanya menyampaikan ilmu Allah, dan saya tidak ada artinya kalau tanpa kedermawanan dan kebaikan orang kaya,” jelasnya. 

Sejumlah dialog ini akhirnya disampaikan kepada Allah SWT. “Allah memerintahkan kepada Malaikat Ridwan untuk membuka pintu surga dan mempersilakan orang kaya dermawan untuk masuk surga lebih awal, serta disusul ketiga golongan setelahnya,”  kisah ini memberikan penjelasan bahwa peran orang kaya yang disertai dengan sifat dermawan sangat dibutuhkan.

 “Banyak sarana dakwah dan kebaikan justru akan tertunda bahkan gagal tanpa ditopang pembiayaan yang cukup,” 

Karenanya, memiliki para aghniya atau orang kaya namun juga diimbangi dengan kedermawanan tinggi sebagai penunjang suksesnya dakwah Islam. “Merekalah yang layak memperoleh surga terbaik, bahkan mendapat prioritas utama untuk masuk lebih awal,” (Ibnu Nawawi)

watawa saubil haqqi wa tawaa saubis sabr.


✨ Mari Berbagi untuk Kebaikan ✨

Jika Anda merasa terinspirasi oleh artikel ini dan ingin berbagi kebaikan, Yayasan Pijar Mulya Pati membuka kesempatan untuk berdonasi.

✨ Setiap rupiah yang Anda sumbangkan akan digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat, bantuan pendidikan, dan kegiatan sosial lainnya.

🔗 Donasi Sekarang:

💚 Via Rekening BRI : 7981-01-009853-53-6 Atas Nama  : Yayasan Pijar Mulya Pati Indonesia , Hari ini sedang Melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan istana Yatim dan rumah tahfidz berlokasi di kedungbulus kecamatan Gembong Pati Jawa Tengah 


🌱 “Sedekah itu menerangi hati dan menambah keberkahan hidup kita semua.”

Terima kasih atas kepedulian dan dukungan Anda 🙏




Setelah Anda Transfer silahkan konfirmasi ke WA 085268070123 Yudi Hartoyo (Pengelola website ini, sekaligus pengurus yayasan Yatim dan dhuafa ini)



Media sosial kami yang bisa Anda kunjungi:

FB : @yayasanPijarMulya

Tiktok: @PijayaPati

Instagram : @yayasaSosialPati

YouTube : @YayasanPijarMulya

Salam dan doa dari adik2 yatim sukses selalu buat anda.🙏🙏🙏



www.Inspirasibersama.com


Tags :

Yudi hartoyo

Admin Yayasan yatim,dhuafa

online sejak 2011 www.yudihartoyo.com/www.TerapiEnergiillahi.com,

  • Yudi hartoyo
  • Yayasan Pijar Mulya Pati d/a Sekretariat: Jalan Raya Pati-kudus, Ngawen, Margorejo, Pati, Jawa Tengah, Indonesia, 59163
  • temandalamtaqwa@gmail.com
  • +6285 2680 70123

Posting Komentar